Main Akustik di OAMC
Posted by Haqqi in Life Journey Sunday, 24 January 2010 02:18 View Comments
Cerita tentang panggung yang pertama di blog ini
“Nindy: Qi, bs bntu ngiringi aq ga bwt pmbukaan OAMC?
Saya: Tnggu2, mksdnya gmn nih?
Nindy: Iya, ngiringi qta nyanyi pke gitar. Ank lain yg diminta trnyta g bs.
Saya: Ow, ok2… lagunya apa n kapan latihan?”
Yah, itulah sebagian sms yang saya ingat waktu Nindy minta bantuan saya buat ngiringi dia dan teman-temannya nyanyi di pembukaan Olimpiade Akuntansi Ma Chung 2010. Suatu permintaan yang saya bilang cukup mendadak. Kalo nggak salah, sms itu datangnya hari Senin 18 Januari 2010. Nah, acaranya sendiri ternyata hari Sabtu-nya, 23 Januari 2010. Masalahnya kenapa saya bilang ndadak, soalnya pasti sulit nyamain jadwal latihan. Ok, awalnya saya tanya, apa saya cuma sendirian main gitarnya, soalnya saya bilang pasti sepi. Gimana nggak bakal dibilang sepi, lha wong vokalisnya aja ada 3 orang. Tapi ternyata, masih bisa ngajak orang lain. Karena saya nggak bisa cepet nemu temen sekampus yang mau ikutan bantu, jadinya mereka ngajak orang lain yang, hm, something like not suitable to play with me.
Singkat cerita, ternyata saya diminta bantuin ngiringi dua lagu di acara ini. Tunggu-tunggu, ini acara apa sih? Sebenernya ini nggak ada hubungannya sama band-band-an apa lagi sama jzone. Di sini, saya hanya berpihak sebagai nobody yang sekedar bisa main gitar yang akan mengiringi tiga orang diva cerewet nyanyi di pembukaan acara Olimpiade Akuntansi Ma Chung yang diadakan hari Sabtu, 23 Januari 2010, dengan konsep akustikan. Since it’s related to the music, and another secret reason, and beside I was free, I accepted the request. Dua lagu yang akan dibawakan dengan konsep akustik itu adalah Laskar Pelangi dan Buka Semangat Baru. Saya rasa, cukup lumayan lah buat digarap.
Jadwal latihan sudah di setting, hari Kamisnya di rumah Nindy. Dan saya nyasar-nyasar di tengah lebatnya hujan sambil bawa gitar waktu nyari rumahnya (damn). Awalnya, saya akan bermain bersama seorang teman mereka yang katanya bisa main gitar juga. Tapi setelah ketemu, eh malah dia sama sekali belum tahu lagunya. Saya bilang, “gimana sih, nggak professional amat!” (tapi dalam hati). Gimana bisa sinkron ntar mainnya kalo kayak gini caranya. Akhirnya, saya minta bantuan aja ke gitaris saya di band asli saya, Akatsuki (masih pake profil yang lama). Untungnya si Faris (namanya) mau bantu, jadi rada lega deh. Paling nggak bisa lebih sinkron mainnya, soalnya udah tahu kemampuan teman mainnya.
Oiya, penyanyinya ada 3 orang, cewek semua. Benernya fotonya mau saya tampilin juga di sini, tapi ternyata saya lupa kalo HP yang dipake ngefoto mereka bukan HP saya, jadi ntar kalo emang dapat fotonya baru saya upload deh. Mereka adalah 3 diva cewek lebai dari prodi Akuntansi, yang saya kenal bernama Nindy, Yosephin, dan Melisa, yang diminta bantuan sama panitia buat ngisi pembukaan OAMC.
Latihan hari pertama, berjalan dengan GJ. Meskipun begitu, saya tetap standby di tempat latihan, sambil tidur, hitung-hitung nunggu teman saya pulang (saya mau ke rumahnya). Akhirnya ditetapkan latihan lagi besoknya di tempat yang sama. Malamnya saya ke rumah Faris buat latihan singkat aransemen lagu Laskar Pelangi (padahal waktu itu ngantuk berat). Besoknya latihan start jam 1 siang habis Jumatan. Karena sudah sama-sama lancar, nggak ada halangan terlalu berarti waktu latihan. Sorenya, langsung check sound ke kampus yang lagi-lagi GJ (nggak usah diceritain). Pokoknya checksound berakhir dengan Faris dapat tugas nyolder kabel yang putus.
Besoknya, hari Sabtu 23 Januari 2010 adalah saatnya perform. Yah, dasar SAPI. Faris telat bangun lagi. Padahal jadwal main itu jam 8, jam 8 lebih 5 baru berangkat dari rumahnya Faris. Mau gimana lagi, akhirnya jadwalnya dimundurkan jadi agak belakangan. Dalam hati, bersyukur sih. Soalnya ntar penontonnya jadi fokus nonton kita manggung. Tapi gara-gara datang telat, sempat panik juga waktu gitarnya Faris gak nyambung gara-gara ada kabelnya yang error. Tapi, akhirnya masalah dapat teratasi dengan baik (untung saya bawa kabel cadangan).
Sayangnya, yang saya harapkan nggak ada di ruangan itu. Mestinya, yang saya harapkan itu sudah tahu kalau saya yang bakal perform. Memang saya sengaja nggak ngasih tahu, sapa tahu emang yang saya harapkan itu nggak tahu dan ini bisa jadi sebuah kejutan yang sebenernya bukan kejutan (wis a, bingung a ngomonge). Kita perform dengan lagu pembuka adalah Laskar Pelangi yang sudah diaransemen dan lagu kedua Buka Semangat Baru. Saya sih enjoy aja, tapi kayaknya vokalisnya pada grogi (tepok jidat). Kelihatan dari aksi panggung mereka yang serasa kurang all out. But overall, pertunjukan kita masih layak untuk ditonton lah, meski kayaknya nggak mengundang animo penonton yang kayaknya lebih fokus ke olimpiade-nya.
Selesai manggung, gak banyak cingclong, habis ngabisin konsumsi, kita langsung pulang sendiri-sendiri. Awalnya, saya mau ngajak Faris buat main ke rumah, bikin-bikin lagu gitu, mumpung nganggur. Tapi dasar sapi, datangnya lama amat, sampe mood saya hilang. Akhirnya saya bilang nggak usah lah, daripada saya emosi sendiri. Alhasil, hari Sabtu itu, saya isi dengan wasting time, baca manga Bleach dari chapter awal. Sampe saya nulis posting ini, baru 124 chapter saya baca dari 389 chapter (yang terbaru waktu nulis posting ini). Dan sekarang (jam 2:10), saya belum tidur sambil nulis posting ini. Oiya, intermezo sedikit, saya nggak nyangka saya dapat berita itu. Jadi pingin reuni SMP deh. Haha…





walaupun ada udang dibalik rempeyek, but thanks ya Qi.. sayang dia nggak nonton aksimu..
Tapi weits! kita bertiga memang 3 diva tau! =p
haha… gak sepenuhnya udang di balik rempeyek kok… lha emang lagi
nganggur, sekalian aja…
hm, itu yang patut dipertanyakan… 3 diva??? dari hongkong??? wkwkwk
Iya, sayang sekali nggak nonton. Next time deh, kalo ada kesempatan lagi.
Hehe…