Rotaract – Tanam Pohon di Sumber Bendo
Posted by Haqqi in Life Journey Saturday, 6 March 2010 20:41 View Comments
Sebuah acara sosial dari klub Rotaract kampus saya
Hari Minggu kemarin, 28 Februari 2010, dengan kepala berat saya bangun pagi-pagi. Yup, malamnya saya memang pusing berat, entah kenapa, dan masih tersisa di pagi harinya. Jam 7an, saya harus sudah sampe di kampus untuk kumpul dan berangkat ke desa Sumber Bendo. Lah, ngapain?

Saya tergabung di Rotaract, sebuah klub sosial yang sudah mendunia. Di kampus saya ada cabang klub yang baru didirikan tahun 2009 kemarin. Hari Minggu itu, ada jadwal project penanaman pohon kedua yang dilakukan klub ini. Karena saya anggota, ya wajarlah kalo ikutan. Saya juga kepingin ngerti gimana pekerjaan sosial itu sebenarnya.
Di project kali ini, target kita adalah penanaman 5ribu bibit pohon sengon di desa Sumber Bendo. Sekitar 20 anggota Rotaract Universitas Ma Chung berangkat untuk mengikuti acara ini, termasuk saya. Kita lewat jalan desa yang sempit dan berliku. Yang lain naik mobil rame-rame, saya lebih milih naek motor sendirian, menikmati angin pedesaan sambil melihat pemandangan.
Sampe disana, kita nunggu sebentar, terus langsung ngambil bibit pohon. Eh, ternyata kita bareng anak-anak TK kampung situ. Wah, lucu-lucu nih. Asyik juga. Habis itu kita jalan ke tempat penanaman. Awalnya, saya pikir penanaman itu bakal diadain dengan kondisi bukit yang gundul, terik, panas, dan berdebu. Eh nggak nyangka, ternyata cuma di ladang warga di belakang kandang sapi.
Habis penanaman, nggak langsung pulang. Para kelompok tani setempat diberikan pengarahan mengenai investasi penanaman pohon sengon ini kedepannya. Kita, yang dari Rotaract, mengajak anak-anak TK untuk bikin prakarya keranjang dari gelas Aqua. Lucu-lucu juga yah. Saya, sengaja nggak mau ikut nimbrung, daripada ntar nanti malah saya yang ngerjain. Soalnya saya suka banget bikin-bikin prakarya, semacam papercraft juga. Saya akhirnya cuma ambil foto-foto pake kamera HP.

Habis itu, ada acara rujakan bareng. Buanyak banget. Tapi sayangnya saya lagi nggak nafsu makan karena sedikit nggak enak badan. Tapi akhirnya ya maksain diri buat makan juga. Padahal paginya udah nggak sarapan loh.
Selesai semua acara, kita langsung balik ke kampus untuk mendapat sedikit pengarahan dari Rotary Surabaya. Banyak sekali peluang yang akan kita dapatkan jika kita masuk ke dunia sosial. Pekerjaan akan datang dari mana saja. Contoh simpelnya, bisa saja saya nerima garapan bikin website pertanian desa Sumber Bendo. Lumayan kan buat portofolio.

Kegiatan ini masuk Radar Malang hari Senin 1 Maret 2010
-
Tiara



