Saturday, September 11, 2010

Ice Queen – The End?

Sebuah akhir dari cerita, cukup sedih sih, tapi bisa jadi pelajaran

Ya, judulnya memang “The End”, tapi ditambahi dengan tanda tanya. Apa maksudnya? Mungkin memang sudah berakhir, tapi saya sendiri bingung bagaimana mengakhirinya dengan baik dan indah. Dan saya juga nggak ngerti apa ini memang benar-benar berakhir, atau sebuah awal yang baru. Kalo memang akhir, ya akhir yang melenceng dari harapan sih, dengan “sedikit” rasa sakit di hati. Haha.

Mungkin memang benar kata seorang teman, terlalu dekat juga kadang nggak baik. Karena kedekatan itu, saya jadi tahu kalau dia sedang suka sama seseorang, dan sepertinya sudah jadian. Sayangnya saya nggak kenal siapa orang itu, tapi sepertinya mereka suka sama suka. Ya sudahlah, hak asasi setiap orang untuk mencintai orang lain. Dengan kondisi seperti ini, saya cuma bisa mendoakan bahwa pilihan dia itu yang terbaik, dan harus lebih baik dari saya, setidaknya untuk hatinya. Hm, ini sih balik lagi ke masalah ikhlas yang dulu pernah saya post.

Bingung? Sangat.
Sedih? Iya donk.
Sakit? Pasti.
Kecewa? Lumayan lah.
Kesepian? Rasanya bakal gitu.
Kehilangan? Nggak usah ditanya.
Putus asa sampe bunuh diri? Ups, ya jangan lah. Hidup adalah anugerah dari Allah YME. Jangan disia-siakan hanya karena salah satu makhluk ciptaannya.

Fyuh, untungnya kalau sekarang saya lebih bisa mensyukuri hidup. Saya masih punya keluarga yang sayang sama saya, masih punya teman-teman yang dukung saya, masih punya mimicreative yang jadi masa depan saya, masih punya band tempat meluapkan emosi, masih punya laptop tempat mengungkapkan semuanya, masih punya gitar teman bersenandung, dan saya masih punya impian yang panjang. Beda dengan yang dulu itu, waktu saya masih memikirkan diri sendiri saja.

Yang harus saya lakukan saat ini adalah ikhlas dan mengambil pelajaran dari semua yang sudah saya lewati. Yang baik ditingkatkan, yang buruk jangan diulangi lagi. Salah satu kebodohan terbesar saya adalah terlalu ingin tahu. Seperti kata seseorang, semakin ingin tahu, maka akan semakin nggak tahu apa-apa. Dan ternyata benar-benar terbukti. Meski saya nggak bener-bener ngerti maksud kata-kata itu apa.

Ngomong-ngomong ikhlas, jadi inget lagunya Bondan neh.

Saat kau berharap, keramahan cinta… Tak pernah kau dapat, ya sudahlah…

Yah, mungkin nantinya kita berdua bakal tetap dekat, entah dengan status apa. Yang pasti saya masih sayang dia.

Kalo udah gini, cuma bisa nyanyi ini neh.

Beri sedikit waktu, biar cinta datang karena telah terbiasa… huwooo…

Oke, berarti mungkin inilah post terakhir tentang Ice Queen. Setelah ini, nggak akan ada lagi post dengan tag Ice Queen, gak ada lagi hashtag #theicy di twitter, gak ada lagi kangen-kangenan di plurk, apalagi status di FB yang semakin membosankan. Saya cuma bisa bilang terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya selama ini. Tapi kalo masih ada yang pingin bantu buat saya bisa lebih deket dengan Ice Queen, ya saya malah sangat berterima kasih. Sapa tahu masih bisa lanjut. Haha. Ya kita lihat ntar aja deh. Siapa tahu bisa membaik lagi.

Hidup baru sudah menunggu, saatnya melakukan pencarian lagi. Semoga ketemu yang lebih baik lagi. Hayok bangkit Haqqi!!! Semangat!!! Ayo, ayo, cewek-cewek cakep. Ada cowok jomblo keren neh. Hahaha…


View Comments

  1. sampai postingan ini berakhir, belum ada juga fotonya.. basi aaaah

  2. anjrit, buanter-e lek komen… nice inpoh gan!!! *eh

  3. psti bisa… ^^

  4. bisa apanya qin???

  5. dinikmati ae haq..
    urip kui munggah medon.. ak ae masio wes due serasa jomblo kadang soale ketemu 2 minggu sisan :D

blog comments powered by Disqus
 

My Tweets

Banners

Tag Cloud

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes