<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HQ&#039;s Serenity &#187; Piece of Cake</title>
	<atom:link href="http://fauzilhaqqi.net/category/piece-of-cake/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fauzilhaqqi.net</link>
	<description>Muhammad Fauzil Haqqi&#039;s Personal Blog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Aug 2010 02:55:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Mengemis dengan Amplop</title>
		<link>http://fauzilhaqqi.net/2010/07/mengemis-dengan-amplop/</link>
		<comments>http://fauzilhaqqi.net/2010/07/mengemis-dengan-amplop/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 06:04:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Haqqi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Piece of Cake]]></category>
		<category><![CDATA[Economy]]></category>
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzilhaqqi.net/?p=341</guid>
		<description><![CDATA[Meski nggak berpendidikan, manusia memang semakin pintar
Pengalaman ini baru untuk saya. Yah, notabene saya memang jarang sekali naik bus keluar kota. Karena saya PKL di semen gresik, dan sabtu minggu pasti pulang, jadi mau nggak mau ya mengalami ini. Sebenernya cerita ini nggak penting-penting banget sih, tapi lumayan lah buat iseng-iseng posting.
Ceritanya waktu saya pulang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="highlight-red"><strong>Meski nggak berpendidikan, manusia memang semakin pintar</strong></span></p>
<p>Pengalaman ini baru untuk saya. Yah, notabene saya memang jarang sekali naik bus keluar kota. Karena saya <a href="http://fauzilhaqqi.net/2010/06/pkl-di-semen-gresik-part-1/" target="_blank">PKL di semen gresik</a>, dan sabtu minggu pasti pulang, jadi mau nggak mau ya mengalami ini. Sebenernya cerita ini nggak penting-penting banget sih, tapi lumayan lah buat iseng-iseng posting.</p>
<p>Ceritanya waktu saya pulang dari Gresik ke Malang, lewat jalur Surabaya. Habis naek angkot, berikutnya naek bus kota dari osowilangun ke bungurasih. Di sinilah awal mula cerita itu.<br />
<span id="more-341"></span><br />
Setelah beberapa ratus meter perjalanan, ada seorang anak kecil tiba-tiba berdiri di bagian depan bus, menghadap ke penumpang. Dia bilang kalo lagi butuh bantuan. Nggak lama, dia jalan menyusuri lorong, ke setiap sang penumpang yang ada. Dia membagikan amplop dengan tulisan tangan.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-342 aligncenter" title="Amplop" src="http://fauzilhaqqi.net/wp-content/uploads/2010/07/45-amplop.jpg" alt="" width="320" height="240" /></p>
<p>Mungkin nggak terlalu jelas karena kecil, tapi begini kata-katanya:</p>
<blockquote><p>Sebelumnya kami minta maaf kepada bapak ibu mas dan mbak. Kami mohon kepada para penumpang sekalian agar sudi kiranya mau membantu kami untuk menyisihkan sedikit rizki kepada kami untuk membantu adik kami yang masih sekolah dan membantu ibu kami yang lagi pusing memikirkan untuk membelikan susu buat adik kami yang masih kecil.</p></blockquote>
<p>Wah-wah, semakin beradab pula pengemis negeri ini ya. Dan lucunya, yang saya foto itu bukan kali pertama kali, tapi sudah ketiga kalinya saya nemuin hal serupa. Yang pertama dari seorang bapak-bapak, dengan amplop dan tulisan berbeda. Tapi tetep di bus yang sama, bus kota Damri jurusan bungurasih-osowilangun. Yang kedua, anak ABG. Isi kata-katanya persis seperti yang di atas. Yang ketiga, ya yang difoto itu, dibagikan oleh anak yang lebih kecil.</p>
<p>Nggak tahu apakah itu benar, atau cuma akal-akalan pengemis, saya sih kasih duit aja barang 1000 rupiah dengan niat shodaqoh.</p>
<p>Setelah beberapa lama, anak kecil itu ngambilin amplop-amplop yang sudah dibagi. Yang ada isinya ditaruh di tumpukan bawah di tangannya, yang gak ada isinya ditaruh di atas. Terlatih banget kelihatannya.</p>
<p>Coba pikir, seandainya setiap jam ada 4 bus kota keluar dari terminal, dia masuk ke 2 saja, dalam sehari ada 10 jam kerja, berarti 2&#215;10=20 bus dia kelilingi. Jika setiap bus paling nggak dapat 5rb, berarti 5rbx20=100rb dalam sehari. Anggap margin paling besar lah, 50rb. jadi antara 50rb-150rb. Sehari sudah dapat segitu. Itu kalau cuma dia sendiri yang keliling. Kalau ada keluarganya yang lain, sudah dapat berapa?</p>
<p>Duit segitu banyaknya kalau dikumpulkan mestinya bisa jadi modal usaha. Tapi nyatanya pengemis juga tetep aja banyak. Mau jadi apa negeri ini?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzilhaqqi.net/2010/07/mengemis-dengan-amplop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rotaract Dipandang Miring? Yang Penting Saya Berkontribusi</title>
		<link>http://fauzilhaqqi.net/2010/06/rotaract-dipandang-miring-yang-penting-saya-berkontribusi/</link>
		<comments>http://fauzilhaqqi.net/2010/06/rotaract-dipandang-miring-yang-penting-saya-berkontribusi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2010 09:21:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Haqqi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Piece of Cake]]></category>
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[Rotaract]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fauzilhaqqi.net/?p=297</guid>
		<description><![CDATA[Ketika globalisasi 3.0 menjadi sebuah dasar
Beberapa hari yang lalu, melalui message twitter saya diberi link oleh seseorang, yang emang waktu itu sedang mencari-cari artikel tentang Zionisme (gara-gara gemparnya masalah flotilla). Link tersebut mengarah ke suatu blog milik seseorang, yang berisi tentang Rotary. Buat yang mau baca, silahkan langsung menuju ke sini. Kagetnya saya, ternyata itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="highlight-red"><strong>Ketika globalisasi 3.0 menjadi sebuah dasar</strong></span></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-298" style="margin: 8px;" title="Contribution" src="http://www.fauzilhaqqi.net/wp-content/uploads/2010/06/36-contribution.jpg" alt="" width="200" height="189" />Beberapa hari yang lalu, melalui message twitter saya diberi link oleh seseorang, yang emang waktu itu sedang mencari-cari artikel tentang Zionisme (gara-gara gemparnya masalah flotilla). Link tersebut mengarah ke suatu blog milik seseorang, yang berisi tentang <a href="http://www.rotary.org" target="_blank">Rotary</a>. Buat yang mau baca, silahkan langsung menuju ke <a href="http://yossyrahadian.wordpress.com/2007/12/05/rotary-club/" target="_blank">sini</a>. Kagetnya saya, ternyata itu post lama tanggal 5 Desember 2007. Udah lama banget berarti, tapi nggak ada comment sama sekali di post itu. Setelah selesai publish post ini, rencananya saya mau ninggal comment.</p>
<p>Terus, apa hubungannya artikel itu dengan saya? Seperti yang bisa dibaca di <a href="http://www.fauzilhaqqi.net/tag/rotaract/" target="_blank">post-post saya sebelumnya</a>, saya ini adalah anggota <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rotaract" target="_blank">Rotaract</a>. Rotaract itu sendiri adalah organisasi pemuda yang memang dari dasarnya sih disponsori oleh Rotary. Jadi secara nggak langsung, mau nggak mau ya saya ini harus berhubungan dengan Rotary juga. Dan secara nggak langsung juga, <a href="http://yossyrahadian.wordpress.com/2007/12/05/rotary-club/" target="_blank">post di blog itu</a> menggelitik saya untuk mengeluarkan pendapat saya, yang akan saya tuangkan di post ini.<br />
<span id="more-297"></span><br />
<a href="http://yossyrahadian.wordpress.com" target="_blank">Blog itu</a>, dari halaman <a href="http://yossyrahadian.wordpress.com/perihal-blog/" target="_blank">about-nya</a>, ditulis oleh orang islam. Yah, nggak tahu bener atau nggak sih. Wallahualam. Soalnya sekarang kan banyak emang yang berusaha memecah belah kedamaian dengan mengatasnamakan agama segala. Blog itu membahas tentang Freemason dan sekte-sekte Yahudi lainnya.</p>
<p>Ok, saya akui dan saya sangat bangga sekali mengakui kalo saya juga orang Islam. Tapi saya sedikit merasa kurang enak dengan isi tulisan di blog itu. Terlebih lagi setelah saya baca <a href="http://yossyrahadian.wordpress.com/2007/12/05/rotary-club/" target="_blank">post tentang Rotary</a> itu, yang berkata bahwa Rotary itu termasuk sekte Yahudi. Yah, saya memang nggak tahu kebenarannya. Saya juga nggak mau ikut membenarkan ataupun menyalahkan. Tapi pemikiran yang sempit seperti itulah yang saya nggak terlalu suka.</p>
<p>Kenapa harus berpikir sempit seperti itu sih. Kalau seperti itu, berarti secara nggak langsung mengatakan bahwa Anda jangan sampai masuk Rotary kan. It&#8217;s oke kalo emang Rotary <strong>dulunya</strong> berjalan untuk sebagai sekte Yahudi. Entah benar atau tidak, entah sekarang seperti itu atau tidak, saya NGGAK PEDULI.</p>
<p>Kemarin saya baru menghadiri seminar tertutup di Semen Gresik (karena lagi PKL), tentang security yang dibawakan oleh <a href="http://rahard.wordpress.com/" target="_blank">Budi Rahardjo</a>. Nggak ada hubungannya sih, tapi beliau berkata, sekarang ini sudah jamannya globalisasi. Tapi ini bukan yang pertama. Globalisasi versi 1.0 (pake bahasa orang IT banget), adalah waktu penjajahan. Pada masa itu, kewarganegaraan menjadi hal yang penting. Orang-orang berebut untuk berganti kewarganegaraan karena malu dan merasa bukan hal baik kalo memiliki kewarganegaraan dari negara yang dijajah.</p>
<p>Globalisasi versi 2.0 memiliki nilai yang berbeda pula. Kewarganegaraan sudah menjadi hal yang nggak penting lagi. Semua bebas melakukan apa-apa, tidak terpengaruh kewarganegaraan mereka apa. Tapi yang dipentingkan adalah dimana mereka bekerja, atau organisasi apa tempat mereka bernaung. Makanya pada masa-masa itu, para pemuda kebanyakan berlomba-lomba untuk masuk ke perusahaan multi-nasional. Mereka nggak mau kalau hanya bekerja di perusahaan biasa-biasa saja. Itulah globalisasi 2.0.</p>
<p>Nah, sekarang ini adalah jamannya globalisasi 3.0. Apa itu? Yaitu masa-masa dimana kewarganegaraan dan tempat bekerja atau organisasi menjadi tidak penting lagi. Di versi 3.0 ini, yang terpenting adalah diri sendiri. Diri sendiri bukan dalam arti jadi egois atau sombong, tapi yang penting adalah apa kontribusi diri sendiri kepada sekitar, masyarakat, atau bahkan dunia. Sebut saja <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bill_Gates" target="_blank">Bill Gates</a> atau <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Steve_Jobs" target="_blank">Steve Jobs</a> yang berhasil membranding dirinya karena kontribusinya kepada dunia IT.</p>
<p>Karena itu, entah apakah isi dalam post itu benar atau tidak, saya nggak peduli.</p>
<p>Pada saat saya sudah nulis artikel itu setengah jadi, sampai paragraf sebelum ini, saya dikasih link lagi yang mengarah ke suatu <a href="http://www.harunyahya.com/indo/buku/globalfreemasonry03.htm" target="_blank">situs yang bisa dipertanggungjawabkan</a>. Disitus itu dikatakan bahwa Rotary adalah versi &#8220;ringan&#8221; dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Freemasonry" target="_blank">Mansory</a>. Kalo memang itu benar, it&#8217;s okay. Tapi saya tetep nggak peduli.</p>
<p>Karena sekarang sudah jamannya globalisasi versi 3.0, bagi saya yang terpenting sekarang ini adalah apa kontribusi saya untuk dunia, apa yang bisa saya lakukan untuk sesama, dan apa yang bisa saya banggakan untuk diri sendiri. Nggak masuk Rotaract segala, saya ya pingin dan akan tetap bisa berkontribusi untuk sosial kok. Kalo emang apa yang dikatakan di blog itu benar adanya sampai sekarang, ya tinggal keluar aja toh. Tapi itu bukan solusi. Menurut saya, justru pikiran sempit semacam itu yang harus dikurangi.</p>
<p>Pada kenyataannya, mau nggak mau memang sudah terbukti bahwa Rotary dan Rotaract sudah banyak melakukan kegiatan sosial. Entah apakah mereka melakukan sesuatu hal lain dibalik itu, tapi kegiatan sosial yang mereka lakukan jauh lebih baik daripada orang-orang yang hanya melihat dan nggak melakukan apa-apa. Dan dari apa yang saya lakukan di Rotaract Club saya, sama sekali nggak ada unsur Yahudi atau Zionisme. Yang kami lakukan adalah benar-benar kegiatan sosial dan kegiatan lain yang memang bermanfaat. Setelah <a href="http://www.fauzilhaqqi.net/2010/05/pengalaman-rcot-rdc-2010/" target="_blank">RCOT-RDC</a> kemarin juga, saya tahu bahwa anggota Rotaract (khususnya Indonesia), juga banyak yang muslim, dan ternyata memang dari berbagai suku, ras, dan agama. Yang dilakukan pun, sama sekali nggak ada unsur aneh-aneh segala.</p>
<p>Yang penting sekarang ini adalah apa yang bisa Saya, Anda, Kalian, Kami, dan Kita semua lakukan untuk membantu sesama. Nggak peduli apa dasar kalian melakukannya, semua itu demi hidup yang lebih baik bagi kita semua. Hidup cuma sekali. Daripada mengecam latar belakang berbagai organisasi sembari diam saja, lebih baik kita semua bergerak untuk berkontribusi bagi dunia. Ditambah lagi, semua itu kembali kepada niat kita masing-masing. Karena semua amal manusia, apakah itu baik atau buruk, hanya Tuhan yang dapat menilainya. Saya ikut Rotaract sama sekali nggak berniat untuk ikut campur dalam masalah Yahudi, Freemasonry, atau sebagainya.</p>
<p>Hanya satu pesan untuk semuanya, cobalah untuk berpikir terbuka. Anda bisa mencari informasi seputar Rotary dan Rotaract, serta hubungannya dengan Freemasonry di wikipedia atau artikel lainnya. Jangan hanya memandangnya dari satu sisi saja. Sekian.</p>
<p><span class="note"><strong>Disclaimer :</strong> Maaf jika post ini nantinya menyinggung perasaan. Post ini hanyalah sebuah pemikiran saya pribadi yang masih dalam pencarian jati diri. Jika memang apa yang saya pikirkan ini salah, tolong dikoreksi (secara privat, jangan di publik). Tapi tentunya koreksi tersebut dengan argumen-argumen yang dapat dipertanggungjawabkan. Eh, tapi masih tetep boleh ninggal comment kok. Apalagi kalau setuju sama pendapat saya. Terima kasih telah membaca post ini.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzilhaqqi.net/2010/06/rotaract-dipandang-miring-yang-penting-saya-berkontribusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How Do the Big Five Traits Predict Work Behaviour?</title>
		<link>http://fauzilhaqqi.net/2010/04/how-do-the-big-five-traits-predict-work-behaviour/</link>
		<comments>http://fauzilhaqqi.net/2010/04/how-do-the-big-five-traits-predict-work-behaviour/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Apr 2010 09:38:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Haqqi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Piece of Cake]]></category>
		<category><![CDATA[Assignment]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fauzilhaqqi.net/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini sebenarnya adalah tugas mata kuliah Perilaku Organisasi saya. Daripada hanya sekedar dinilai dosen saja, mending saya post supaya bisa dibaca siapa pun yang ingin membaca.

Setiap orang, terutama dalam sebuah organisasi, memiliki gaya dan perilakunya masing-masing yang berbeda-beda. Untuk dapat bekerja secara efektif dengan orang lain, perlu untuk memahami karakteristik bagaimana perbedaan seseorang dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="note">Tulisan ini sebenarnya adalah tugas mata kuliah Perilaku Organisasi saya. Daripada hanya sekedar dinilai dosen saja, mending saya post supaya bisa dibaca siapa pun yang ingin membaca.</span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-232  aligncenter" title="Big Five Traits" src="http://www.fauzilhaqqi.net/wp-content/uploads/2010/04/27-big-five-traits.jpg" alt="" width="400" height="198" /></p>
<p>Setiap orang, terutama dalam sebuah organisasi, memiliki gaya dan perilakunya masing-masing yang berbeda-beda. Untuk dapat bekerja secara efektif dengan orang lain, perlu untuk memahami karakteristik bagaimana perbedaan seseorang dalam berperilaku. Perbedaan cara orang berperilaku salah satunya dipengaruhi oleh kepribadian (<em>personality</em>) seseorang tersebut. Kepribadian sendiri dapat terlihat dalam berbagai bentuk. Beberapa orang dapat dikatakan perfeksionis, mereka sangat kritis, selalu menuntut, tidak sabaran, namun sangat kuat pendiriannya. Sedangkan beberapa orang lain cenderung santai dan easygoing.<br />
<span id="more-230"></span><br />
Kepribadian (<em>personality</em>) dapat diartikan sebagai pola cara seseorang dalam merasakan, berpikir, dan berperilaku, serta bereaksi terhadap lingkungan sekitar. Saat ini kepribadian sudah menjadi faktor penting bagi organisasi/perusahaan dalam melakukan perekrutan seorang calon karyawan.</p>
<p>Kepribadian setiap orang dipengaruhi oleh dua hal, yaitu secara alami (<em>nature</em>) dan secara didikan (<em>nurture</em>). Namun, berdasarkan penelitian, sebagian besar pengaruh tersebut terletak pada <em>nature</em> atau sifat genetis orang tersebut. Perbedaan kepribadian akan membuat setiap orang memberikan reaksi yang berbeda-beda terhadap suatu situasi dan kondisi.</p>
<h1>Big Five Traits</h1>
<p>Karena kepribadian merupakan hal yang menentukan bagaimana orang merasakan, berpikir, dan berperilaku, akan sangat membantu jika dilakukan pengelompokan antara kepribadian yang berbeda. Para peneliti telah menghabiskan banyak waktu mereka untuk dapat mendefinisikan tipe-tipe kepribadian manusia tersebut. Salah satu cara terpenting dalam mendefinisikan kepribadian seseorang adalah melalui sifatnya (<em>trait</em>). Para peneliti menemukan sifat kepribadian, dan para psikologis setuju bahwa sifat-sifat tersebut dapat dikelompokkan menjadi hirarki yang lebih umum.</p>
<p>Akhirnya pengelompokan tersebut menjadi model Big Five Traits, dimana terdapat 5 sifat utama yang ada pada urutan teratas hirarki. Sifat-sifat tersebut adalah <em>extraversion, agreeableness, conscientiousness, neuroticism</em>, dan <em>openness to experience</em>. Kelima sifat tersebut merupakan sifat yang umum, sehingga dapat mendeskripsikan kepribadian seseorang tanpa memperhatikan umur, jenis kelamin, suku, bangsa, agama, maupun latar belakang sosial. Penilaian sifat-sifat tersebut berdasarkan apakah seseorang memiliki masing-masing sifat yang tinggi, sedang, atau kurang.</p>
<h2>Extraversion</h2>
<p>Extraversion adalah sifat kepribadian yang berhubungan dengan emosi dan perasaan senang terhadap dirinya sendiri serta lingkungan di sekitarnya. Orang dengan extraversion tinggi disebut dengan extrovert. Sebaliknya, orang dengan extraversion rendah disebut dengan introvert. Dalam organisasi, para extrovert cenderung untuk bersosial, mudah berteman, dan senang menjadi pusat perhatian. Sebaliknya, introvert cenderung menyendiri, jarang berteman, dan menjaga privasi dirinya sendiri.</p>
<p>Terdapat suatu kesalahan konsep yang mengatakan bahwa introvert adalah orang yang pemalu dan penyendiri. Sebenarnya, mereka lebih tepat dikatakan sebagai orang yang memilih-milih lingkungan sosialnya. Seorang introvert mungkin saja sama sekali bukan pemalu, namun memang memilih untuk melakukan aktifitas yang tidak terlalu menyentuh bidang sosial.</p>
<p>Para extrovert cenderung akan lebih suka bekerja dalam kelompok, atau pekerjaan dimana dia akan bertemu dengan banyak orang. Mereka akan memilih untuk melakukan aktifitas yang berhubungan dengan hubungan sosial, seperti pesta, kegiatan komunitas, bisnis, atau politik. Sedangkan introvert akan lebih suka bekerja sendiri, atau dengan orang-orang yang setipe dengannya. Bekerja di balik layar juga akan menjadi salah satu pilihan bagi para introvert.</p>
<h2>Agreeableness</h2>
<p>Agreeableness adalah sifat kepribadian yang berhubungan dengan apakah orang tersebut mudah menerima suatu hal, ataukah mudah curiga. Orang dengan agreeableness tinggi, sangat perhatian dan mudah memberikan bantuan untuk orang lain. Sebaliknya, orang dengan agreeableness rendah cenderung sulit percaya, mudah curiga, suka berprasangka buruk, dan biasanya kasar.</p>
<p>Orang dengan agreeableness akan mudah diterima dalam sebuah tim atau kelompok. Mereka cocok untuk dimasukkan dalam pekerjaan yang membutuhkan jiwa saling membantu tinggi. Namun, orang dengan agreeableness rendah belum tentu akan bernasib buruk. Mereka akan cocok untuk ditempatkan di jenis pekerjaan yang antagonis dan membutuhkan sedikit kekejaman, seperti penagih hutang dan sebagainya.</p>
<h2>Conscientiousness</h2>
<p>Conscientiousness, atau kesadaran, berkatan erat dengan apakah orang tersebut perhatian, cermat, dan gigih. Orang dengan conscientiousness tinggi akan sangat terorganisir dan biasanya memiliki aturan sendiri bagi dirinya. Mereka akan cocok berada pada posisi <em>planner</em> (perencana). Sebaliknya, orang dengan conscientiousness rendah akan tidak terarah dan kurang disiplin. Namun demikian, bukan berarti mereka adalah pemalas, melainkan orang yang kurang memiliki tujuan, kurang tertarik dengan kesuksesan, dan suka bertindak secara spontan.</p>
<p>Conscientiousness sudah menjadi parameter penting dalam perekrutan pegawai. Sebab orang dengan conscientiousness tinggi biasanya lebih terorganisir, terencana, pekerja keras, dan berhati-hati. Sayangnya, jika memiliki conscientiousness berlebihan, akan menjadikan orang tersebut perfeksionis.</p>
<p>Conscientiousness berhubungan dengan performa seseorang juga. Orang dengan conscientiousness rendah biasanya juga suka menunda-nunda pekerjaan. Hal ini akan cukup merugikan organisasi dimana dia bekerja.</p>
<h2>Neuroticism</h2>
<p>Neuroticism sering dikaitkan dengan stabilitas emosi. Orang dengan neuroticism tinggi akan mudah terganggu, moody, mudah stress, mudah marah, dan sering khawatir. Orang dengan sifat seperti ini akan akan sangat sulit untuk merasa puas dalam pekerjaannya. Kebanyakan mereka akan bekerja secara terpaksa. Sedangkan, orang dengan neuroticism rendah akan lebih santai, tenang, emosi yang stabil, dan jauh dari pikiran buruk.</p>
<p>Namun, orang dengan neuroticism tinggi juga membawa dampak positif. Sebab mereka akan sangat perhatian terhadap performa kerjanya, dan bahkan cenderung kritis dalam menilai. Hal ini membuat mereka sangat cocok pada kondisi dimana dibutuhkan pemikiran kritis, quality control, dan evaluasi. Mereka akan berusaha memperoleh ketenangan dalam pengambilan keputusan dengan cara memberikan penilaian negatif terhadap keputusan yang ditawarkan, sehingga diharapkan akan dapat mengurangi resiko kegagalan.</p>
<h2>Openness to Experience</h2>
<p>Bagian terakhir dari Big Five Traits adalah openness. Orang dengan openness to experience tinggi akan mampu berpikir luas, memiliki apresiasi yang tinggi terhadap seni, ide baru, emosi, dan sensitif terhadap keindahan. Orang dengan openness rendah, cenderung tertutup dengan hal baru dan lebih suka mengerjakan sesuatu dengan cara tradisional dan konvensional. Jalan pemikiran mereka datar dan lurus.</p>
<p>Openness tinggi akan sangat mendukung pekerjaan yang berhubungan dengan kreativitas, peluang, dan seni. Para entrepreneur sukses kebanyakan memiliki sifat openness yang tinggi. Sebab mereka akan mudah menelurkan suatu ide baru dengan cara-cara yang baru pula, serta tidak takut mengambil resiko. Openness tinggi memang sangat menguntungkan. Namun demikian, terkadang ada pekerjaan yang membutuhkan orang dengan openness rendah. Sebab adanya kreativitas yang terlalu tinggi malah akan menghancurkan sistem yang sudah ada. Orang dengan openness rendah sangat cocok ditempatkan pada pekerjaan yang berhubungan dengan rutinitas, namun aman bagi masa depannya. Tidak ada hubungan antara openness dengan neuroticism. Kedua hal tersebut merupakan sifat yang berbeda permasalahannya.</p>
<h1>Kesimpulan</h1>
<p>Penelitian telah menyebutkan bahwa Big Five Traits akan sangat mempengaruhi cara kerja seseorang. Memahami bagaimana sifat orang bekerja juga menjadi hal yang penting bagi organisasi. Dengan mengetahui kepribadian seseorang tersebut, akan terjadi keseimbangan dalam penempatan posisi kerja. Sebagai contoh, orang dengan neuroticism tinggi akan cocok ditempatkan pada posisi quality control dan evaluasi.</p>
<p>Tidak ada orang yang dikatakan memiliki profil kepribadian baik atau buruk. Setiap orang adalah unik dan memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Baik buruknya penilaian orang lain terhadap kinerja seseorang bukanlah karena kepribadian orang tersebut, melainkan karena kesesuaian posisi orang tersebut dalam pekerjaannya.</p>
<h1>Daftar Pustaka</h1>
<p>George, J.M. and Jones, G. 2008. <em>Understanding and Managing Organizational Behavior. 5th  ed</em>. New Jersey: Pearson Education Inc.<br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Big_Five_personality_traits" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Big_Five_personality_traits</a>. diakses pada 3 April 2010.<br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Openness_to_experience" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Openness_to_experience</a>. diakses pada 3 April 2010.<br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Conscientiousness" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Conscientiousness</a>. diakses pada 3 April 2010.<br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Extroversion_and_introversion" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Extroversion_and_introversion</a>. diakses pada 3 April 2010.<br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Agreeableness" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Agreeableness</a>. diakses pada 3 April 2010.<br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Neuroticism" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Neuroticism</a>. diakses pada 3 April 2010.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzilhaqqi.net/2010/04/how-do-the-big-five-traits-predict-work-behaviour/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika Orang IT Jatuh Cinta</title>
		<link>http://fauzilhaqqi.net/2010/02/jika-orang-it-jatuh-cinta/</link>
		<comments>http://fauzilhaqqi.net/2010/02/jika-orang-it-jatuh-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 15:26:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Haqqi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Piece of Cake]]></category>
		<category><![CDATA[Joke]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fauzilhaqqi.net/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[
Bingung nyari topik post yang sip nih, untuk semua kalangan. Habis akhir-akhir ini isinya cuma post life journey aja, jadinya yang emang nggak kenal saya ya nggak akan concern sama post-nya. Ini ada satu post yang bisa dibaca semua kalangan nih. Emang copas sih, dari sini. Silahkan dibaca&#8230;
When IT man falling in love
Jika cinta itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://www.fauzilhaqqi.net/wp-content/uploads/2010/02/12-love.jpg"><img class="size-full wp-image-130      aligncenter" style="margin: 8px;" title="12 - love" src="http://www.fauzilhaqqi.net/wp-content/uploads/2010/02/12-love.jpg" alt="" width="200" height="152" /></a></p>
<p>Bingung nyari topik post yang sip nih, untuk semua kalangan. Habis akhir-akhir ini isinya cuma post life journey aja, jadinya yang emang nggak kenal saya ya nggak akan concern sama post-nya. Ini ada satu post yang bisa dibaca semua kalangan nih. Emang copas sih, dari <a href="http://m42h31.wordpress.com/2010/02/01/ketika-orang-it-jatuh-cinta" target="_blank">sini</a>. Silahkan dibaca&#8230;</p>
<h3>When IT man falling in love</h3>
<p><strong>Jika cinta itu OOP,</strong><br />
maka, cintaku padamu bagaikan sebuah kelas yang extend ke kelas hati. dimana kelas itu memiliki properties dengan atribut final dengan prefilages private, tidak akan berubah-ubah valuenya sampe akhir waktu.</p>
<p><strong>Jika cinta itu adalah Tipe Data,</strong><br />
maka, cintaku padamu adalah boolean yang akan selalu kupertahankan tetap true.<br />
<span id="more-127"></span><br />
<strong>Jika cinta itu Method,</strong><br />
maka, method itu adalah sebuah method yang bersifat rekursif, yang tidak akan pernah berhenti di eksekusi jika status hidupku belum mati.</p>
<p><strong>Jika cinta itu Object,</strong><br />
maka, fungsi <code>destroy();</code> object tidak akan pernah bisa dipakai. karena sdh di override dengan fungsi looping cinta didalamnya.</p>
<p><strong>Jika cinta itu array,</strong><br />
maka, cintaku padamu tak pernah empty jika di <code>unset()</code>.</p>
<p><strong>Jika cinta itu java,</strong><br />
maka, kemurnian code cinta ini melebihi kelas manapun yang pernah dibuat. kelas cintaku padamu tidak akan pernah di akses oleh kelas-kelas lain dengan cara apapun.</p>
<p><strong>Jika cinta itu php,</strong><br />
maka, cintaku padamu tidak akan berhenti ketika seseorang asing mencoba menambahkan code <code>die();</code> karena fungsi itu sudah aku hapus dari core php yang ada.<br />
<strong><br />
Jika cinta itu Sistem Operasi,</strong><br />
maka, tak akan kubiarkan cinta ini terkena virus yang bisa mengganggu stabilitas dan eksistensinya sebagai sistem operasi yang tangguh. kalau perlu akan kugunakan sistem operasi yang kebal virus.</p>
<p><strong>Jika cinta itu Sequential,</strong><br />
maka, tidak akan ada syarat apapun didalam IF..Karena cinta itu buta..</p>
<p><strong>Jika cinta itu Syntax error (alias ditolak),</strong><br />
Maka, ada kesalahan di beberapa line dan harus diperbaiki.</p>
<p><strong>jika cinta itu sql,</strong><br />
maka, akan ku <code>select *</code> semua kekurangan mu karena cinta saling menerima kekurangan.</p>
<p><strong>Jika cinta itu file,</strong><br />
maka, akan ku <code>chown -R milikku:milikku cintamu.conf</code> kemudian aku <code>chmod 700 cintamu.conf</code> agar yang bisa akses hanya aku seorang.</p>
<p><strong>jika cinta itu LOOPING</strong><br />
maka,<br />
<code>while (Love)<br />
{<br />
withYouForever();<br />
protectYou();<br />
lovingYou();<br />
makeYouHappy();<br />
eternalLove();<br />
}</code></p>
<p><strong>Jika cinta itu binary,</strong><br />
maka, aku akan jadi angka “1? dan kamu adalah angka “0?<br />
namanya jg cowo, suka ma lobang..</p>
<p><strong>jika cinta itu Oracle,</strong><br />
maka, Ora kelar-kelar.. si doi ngajak ribut mulu sih.</p>
<p><strong>Jika cinta adalah registry windows,</strong><br />
maka, aku kan membuat string baru di registry dengan alamat :<br />
<code>HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run</code><br />
Dan akan ku beri string :<br />
<code>“I Love U”</code><br />
Dengan value REG_SZ :<br />
<code>C:\Windows\System32\love.exe</code><br />
Agar kata-kata itu kan muncul begitu kamu bangun dari tidurmu.</p>
<p><strong>jika cinta itu jaringan komputer,</strong><br />
maka, kamu adalah lan card dan aku rj45.. hahaha..</p>
<p><strong>Jika cinta bagaikan Mikrotik,</strong><br />
maka, akan ku unlimited bandwithmu agar tetep kenceng browsing cinta kita.</p>
<p><strong>jika cinta seperti matlab,</strong><br />
maka, tak akan kubuat susah seperti teori.</p>
<p><strong>LOVE is :</strong><br />
Dec:<br />
<code>76 79 86 69</code><br />
Hex:<br />
<code>4C 4F 56 45</code><br />
Oct:<br />
<code>144 117 126 105</code><br />
Html:<br />
<code>L O V E</code></p>
<p><strong>jika cinta itu Wifi,</strong><br />
maka, akan kujaga hatinya dengan proteksi WPA.</p>
<p><strong>Jika cinta itu bash,</strong><br />
maka isinya<br />
<code>#!/bin/bash<br />
love=never wakeup<br />
/bin/sleep love</code><br />
karna aku ingin slalu bersama mu sampai kapan pun walau hanya dalam mimpi.</p>
<p><strong>jika cinta itu while,</strong><br />
maka<br />
<code>while(cinta==true){<br />
try{<br />
memikirkanmu();<br />
memanjakanmu();<br />
menemanimu();<br />
menjagamu();<br />
}<br />
catch(konsekuensi k){<br />
k.getMessage (“PROGRAM GUE JADI GAK KELAR, KARENA WAKTU GUE HABIS BUAT LOE DOANK!!!!”);<br />
}<br />
}</code><br />
<strong><br />
Jika cinta itu sebuah frame di flash.</strong><br />
maka, ga bakal gw pasang actionscript gotoAndPlay() ato gotoAndStop() karena cintaku ga akan pindah ke cinta(frame) laen.</p>
<p><strong>jika cinta adalah sebuah tree,</strong><br />
makam aku akan selalu mentransversing dirimu hingga ujung leaf agar aq dapat mengerti dirimu.</p>
<p><strong>Jika Cinta Itu squid,</strong><br />
Akan aku “http_access allow (namaku ajah)” biar hanya aku yang bisa mengakses cintamu</p>
<p><strong>Jika Cinta Itu iptables,</strong><br />
Akan aku “<code>iptables -t nat -s cintamu -d hatiku -o pintuhatiku -A POSTROUTING -j MASQUERADE</code>” biar citamu hanya menju pada ku</p>
<p><strong>Jika Cinta Itu SQL,</strong><br />
Akan ak “<code>SELECT * FROM hatimu WHERE cintamu != ‘palsu’</code>” biar ku tau tu nyata.</p>
<p><strong>Jika Cinta adalah PHP,</strong><br />
Maka, aku akan memberikan str_replace(“cemberut”,”senyum”,$kepadamu) setiap kali melihatmu merengut saat memergoki-ku selingkuh.</p>
<p><strong>Jika Cinta itu Email</strong><br />
maka, akan selalu ku simpan ke dalam personal/archive hatiku.</p>
<p><strong>Jika Cinta itu System Files</strong><br />
maka, akan ku jaga system restore tetap berjalan agar kenangan-kenangan masa lalu dapat menjadikan cinta kita menjadi semakin dekat.</p>
<p><strong>Jika Cinta itu adalah Flash,</strong><br />
maka akan kuisi semua Frame dengan rasa cintaku padamu.</p>
<p><strong>jika cinta itu encoding,</strong><br />
maka <code>Y2ludGEgYWRhbGFoIG1pc3RlcmkgeWcgaGFueWEgYmlzYSBkaX BlY2Foa2FuIGRlbmdhbiBrYXNpaCBzYXlhbmc=</code></p>
<p><strong>Jika Cinta itu Operating System,</strong><br />
tak akan kubiarkan kau multi user.</p>
<p><strong>jika cinta itu Session,</strong><br />
maka akan ku coding dengan menggunakan teknologi Stateful Session (EJB 3.0), agar yang bisa login cuma ane seorang gan.</p>
<p><strong>Peringatan dari penulis : Open Source tidak dibenarkan dalam cinta. tidak dibenarkan juga proprietary, lha trus gimana dong??</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzilhaqqi.net/2010/02/jika-orang-it-jatuh-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
