Sunday, August 01, 2010

Category: Programming

Share Data Antara XAMPP Ubuntu dengan Windows

Salah satu masalah penting programmer

Jadi programmer itu merepotkan, memang. Jaman sekarang, yang namanya bisa multi-platform itu sesuatu yang hampir wajib. Nggak akan bisa hidup kalo makanan sehari-hari cuma Jendela aja, kecuali kalo emang mau kerja yang berurusan penuh sama produk dari pembuatnya itu. Tapi kalo secara umum, tetep aja harus bisa makai berbagai OS. Saya baru belajar linux, dan pingin beralih ke linux. Pilihan saya jatuh ke Ubuntu, karena selain memang banyak yang pakai, katanya sih juga gampang penggunaannya.

Tujuan utama saya pakai Ubuntu itu salah satunya untuk coding. Karena saya pakainya bahasa open source seperti Java dan PHP, jadinya pasti banyak tool untuk programming di OS Linux. Yang saya bahas di sini adalah masalah coding web, yaitu pake PHP. Untuk coding PHP, baik di Windows atau di Ubuntu, tool yang saya butuhkan adalah XAMPP (bundle PHP dan MySQL) serta NetBeans IDE saja. Untuk browser dan sebagainya, jelas butuh juga lah.


Memindahkan Data Htdocs dan MySQL pada XAMPP Windows

Sekedar trik yang sebenarnya bisa dipelajari sendiri

XAMPP adalah salah satu tool atau software yang sangat membantu sekali saat ingin membuat website secara lokal. Dalam XAMPP, sudah terdapat PHP Server, MySQL Server, beserta tool lainnya seperti PhpMyAdmin dan FileZilla. Ditambah lagi, XAMPP dapat didownload dan digunakan secara gratis. XAMPP untuk Windows secara default akan terinstall di folder C:\xampp. Yup, itu adalah drive C yang sangat krusial. Sebenarnya Anda bisa saja menginstallnya di drive lain. Tapi saya, kalau memang program ya saya install di C.

Masalah muncul pada saat saya install ulang. Waktu itu saya mau jual laptop, otomatis seluruh file dalam harddisk mau saya pindah dulu. Drive D, E, F, dan G sudah selesai saya backup. Nah, saya lupa kalau seluruh file web yang saya develop juga ada di folder instalasi xampp. Karena sudah terbiasa nggak naruh data apapun di C, ya nggak terasa. Akibatnya, saya kehilangan seluruh data web saya dan baru ingat waktu mau install XAMPP di laptop yang baru. Oh tidak.


Fixing XAMPP Localhost in Windows 7 64-bit

After trial and error, I managed to solve this problem

As a web developer, one tool that I need is local webserver. For easy setup, I choose XAMPP as the compact webserver software, because it already includes Apache (PHP Server) and MySQL Server. Based on my experience with previous OS before (Windows 7 32-bit), the problem I faced is that I couldn’t access localhost via http. What’s wrong? Because I didn’t know how that happened, I gave up with using https instead of http. For some reasons, this won’t be good to your work. But I didn’t have any other choices. But after some weeks, I didn’t know what happened and the problem was automatically fixed. I could access http://localhost again and continue to code with that address.

Several days ago, I decided to reinstall my laptop with Windows 7 64-bit, since my RAM is 4GB, which is not optimized for 32-bit operating system. Why? Because we know that 32-bit OS can only manage to approximately 3GB RAM (based on the address mapping). And another reason is the release of Ubuntu 10.04, so that I want to create a dual boot Windows 7 and Ubuntu 10.04 version 64-bit. For some reasons, I suggest that you also reinstall your OS within some periode of time.


Source Code Artikel PC Media 6/2010

Source code artikel saya di majalah PC Media edisi 6/2010

Ups, terlambat lagi buat posting source code ini. Hehe. Belakangan ini lagi sibuk-sibuknya sih, sampe gak sempat buat artikel yang baru. Jadi di edisi depan mungkin gak ada nama saya di artikel majalah PC Media. Yang ini aja baru sempat post hari ini, padahal mestinya majalahnya udah terbit sejak 1 Mei 2010 kemarin.

Artikel yang kali ini lebih singkat dari sebelum-sebelumnya. Yang saya tuliskan adalah kelanjutan dari 2 artikel sebelumnya, yaitu pemrograman game Java 2D. Setelah mengenal di awal, mempelajari yang dasar, sekarang waktunya untuk memahami konsep pemrograman game lanjutan.


Source Code Artikel PC Media 5/2010

Source code artikel saya di majalah PC Media edisi 5/2010

Ya ampun, maaf ya lagi-lagi terlambat. Majalah PC Media seri 5/2010 mestinya sudah dijadwalkan terbit mulai tanggal 1 April 2010, tapi post ini baru saya bikin hari ini.

Yup, lanjutan dari artikel sebelumnya, setelah membahas tentang pengenalan pemrograman game Java 2D, di seri kelima ini saya membahas mengenai dasar-dasar untuk melakukannya. Dimulai dari review program apa saja yang dibutuhkan, lalu dilanjutkan dengan dasar-dasarnya. Game yang dibahas di artikel ini masih sama, game jadul ular-ularan. Mengapa? Karena sebenarnya cukup dari satu game sederhana ini saja, konsep pemrograman game bisa tersampaikan.


Belajar PHP Nggak Harus dari Nol

Inilah efek baru belajar PHP 1 bulan

Selama ini, bahasa pemrograman yang saya pegang cuma Java. Memang sih, alasannya karena Java itu multi platform. Dengan belajar satu konsep saja bahasa ini, bisa main di mobile, desktop, web, dan bahkan animasi. Tapi ada kendalanya juga. Ketika saya ada tawaran ngerjakan web, sangat sulit buat nyari shared host yang menawarkan fasilitas Java dengan harga murah. Fyuh, gimana-gimana harus nyari alternatif.

Salah satu pilihan jatuh ke PHP. Yup, karena bahasa ini open source dan sepertinya sudah menjadi standart bahasa per-web-an di dunia web.

Tapi, rasanya males banget belajar bahasa ini mulai dari nol. Baca-baca konsep post dan get, menghafal syntax, mengerti fungsi-fungsi dasar PHP, apalagi untuk mengconnectkan database. Kalau dari nol, jelas butuh waktu lama.


Source Code Artikel PC Media 4/2010

Source code artikel saya di majalah PC Media edisi 4/2010

Wah-wah, majalahnya sudah terbit, saya kelupaan posting source code-nya. Yup, di edisi ke-empat tahun 2010, artikel saya dipublish lagi di majalah PC Media dengan judul “Pengenalan Pemrograman Game Menggunakan Java”. Jadwal terbitnya sih mestinya 1 Maret 2010 (waktu artikel ini ditulis, saya belum beli), tapi baru sekarang sempat untuk posting source code-nya ini. Di dalam artikel tersebut memang tercantum source code sederhana tentang bagaimana membuat game sangat sederhana sekali dengan menggunakan Java, yang saya tulis dapat diambil di blog ini.

Maaf ya, habisnya kemarin-kemarin lumayan sibuk sih, sampe lupa artikel sendiri udah mau terbit. Kali ini, rencananya akan saya bikin menjadi 3 seri dengan judul yang berbeda, namun tetap tentang pemrograman game menggunakan Java. Setelah kemarin menulis tentang game buatan saya yang pertama kalinya, kali ini saya mencoba menjelaskan kepada pembaca dengan lebih terurut bagaimana memulai membuat game menggunakan Java.


SOP dan Pembagian Kerja di Software House

Sebuah diskusi yang panjang di milis, dan saya topic starternya.

Posting ini adalah copas dari rangkuman salah satu topik hangat di milis JUG Indonesia yang dikemas Bung Ifnu di blognya. Sebenarnya sayalah topic starternya di milis. Sebagai gambaran, dengan ikutan milis ini, saya jadi banyak menerima masukan dan sharing dari programmer-programmer berpengalaman. Terima kasih semuanya. Mungkin style tulisan ini juga nggak terlalu bagus karena format number dan bullet-nya nggak saya betulkan saking banyaknya. Tapi kalo Anda memang niat baca, pasti akan dapat banyak ilmu di sini. Selamat membaca.

Beberapa hari ini ada diskusi seru di milis JUG-indonesia, ada salah satu member JUG yang bertanya bagaimana membuat software house dan melakukan pembagian kerja. Dari satu posting berkembang menjadi panjang lebar sampai puluhan email dalam thread ini. Saya tergelitik untuk merangkup thread tersebut menjadi satu sesi QA agar lebih terurut informasinya.

Nah silahkan menyimak serunya thread ini.


Membatasi Jumlah Karakter pada JTextField

Sekali-sekali posting tutorial Java pake Bahasa Indonesia

Kadangkala, dalam membuat suatu program yang mengharuskan user mengisi suatu textfield, kita perlu membatasi jumlah karakter yang diketikkan. Dalam Java, class JTextField biasa tidak didesain untuk secara otomatis melakukannya. Coba saja Anda ketikkan satu juta karakter di sana, pasti masih bisa terpampang di layar. Nah, coba bayangkan kalau yang harus diinputkan adalah field kode barang, atau nomor telepon, atau apapun yang memiliki batas panjang. Tentu akan merepotkan kalau di program harus mengecek itu.

Untuk itu lebih mudah jika kita membatasi jumlah karakter yang bisa diinputkan dalam JTextField. Salah satu gunanya adalah saat field yang Anda perlukan itu harus disimpan dalam kolom database yang memiliki lebar karakter terbatas. Dalam HQLibrary, saya juga berencana membuat utility yang menangani hal simpel ini. Yah, meskipun ini sebenarnya hal sederhana, rasanya tetap perlu dimasukkan untuk mempermudah nantinya.


Java Program – nQueen Problem Using Backtracking Algorithm

Another Java post for beginner

Having checked my previous blog’s traffic, it seems that there are incomings from keyword nQueen problem algorithm. So, I decided to copy and paste my previous project posted in there to here. Yes, it’s about an example problem of backtracking algorithm. I got this task back there when I was in 3rd semester. Ok, lets just read the post.

This post is copied from here with a little modification. So, the time relativity in this post based on that post.

Ok, one of my big pressure, or maybe just my obligation as a student, is already solved. Yeah, as you can see in the title of this post, it’s about the task of subject “Algorithm and Programming 2″ in my study. Yes, I have to create an algorithm to solve N-Queen problem, and then make a presentation to get highest score in my big quiz.


 

My Tweets

Banners

Tag Cloud

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes